
Tawa saat Tangis
Tawa lepas adalah pendamping kehidupan
Tidak ada satu orang pun yang menyangkal itu....
dan di dunia ini, yang paling diimpikan adalah tawa...
Yang telah pergi, telah berikan banyak tawa dalam keluarga, jemaat dan masyarakat...
Tidak pernah ada dendam di hatinya. Selalu tulus memberi tanpa ada usaha un
tuk dapatkan kembali...Mengasihi istri bagaikan api kepada asap.... api yang tidak pernah lepas dari asap...
Mengasihi anak sama seperti jantung kepada darah... jantung yang selalu mendorong darah untuk bergerak maju...
Mengasihi saudara sama seperti surya kepada planet... surya yang berikan teladan, kepemimpinan dan energi...
Mengasihi orang tua sama seperti tanah kepada kaki... tanah yang menjaga dan melihat akan kerja keras kaki...
Semuanya, seisi keluarga, melihat kerja kerasnya. Dan untuk kasih terhadap yang lain, kurasa tidak pernah kurang yang berusaha diberikannya serta pengabdiannya...
Kini semua itu telah berakhir...
tawa berganti tangis...
ia yang dulunya menangis saat dilahirkan kini ditangisi saat kematian...
jika dihitung-hitung, tangis yang dia berikan pada sesama tak pernah terkira...
tangis pertolongan,
tangis kesedihan,
tangis kebahagiaan,
tangis kasih sayang,
dan begitu banyak tangis yang lainnnya,,
adalah ketulusan dan kesungguhannnya...
Tuhan pun mencurahkan hujan saat kematiannya,,, sebagai tanda Bapa menangis...
Tuhan pun mencurahkan Roh Kudus kepadanya di saat ia sakit sepanjang malam berkhotbah tak henti-hentinya.......hingga malam berikutnya kembali
itu semua karena kasih dari Bapa...
Kasih Bapa kepadanya yang buatku tertawa disaat menangis
by: satria......
(didedikasikan untuk ayah tercinta... yang tercipta saat aku menangis menatap tubuhnya tak kunjung bergerak lagi)
0 komentar:
Posting Komentar